pasang iklan

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

3 Apr 2011

Analisa & Perancangan System

Posted by Iyan On Minggu, April 03, 2011 No comments


Sistem
Pengertian Sistem

" Sistem adalah kumpulan elemen - elemen yang saling berkaitan dan bertanggungjawab memproses input atau masukan sehingga menjadi output atau keluaran " ( Tavri D.Masyusir,1989 ).
" Suatu sistem dapat didefiniskan sebagai suatu kesatuan yang terdiri
dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan " (Jogiyanto HM ,199l,).
 "sistem merupakan suatu jaringan kerja dari procedur-procedur yang saling berhubungan,berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu " ( Jogiyanto HM ,2001).
Didalam suatu system terdapat elemen-elemen atau procedure procedure yang saling berkaitan dan bekerjasama antar bagian satu dengan bagian yang lain untuk mencapai sasaran tertentu.     Dengan demikian didalam suatu sistem terdapat faktor lingkungan yang sangat  berpengaruh dari luar sistem. Lingkungan memberi penarnpilan system sehingga sistem dan lingkungan saling berkaitan berhubungan dan bergantung, seluruh sumberdaya tersedia bagi sistem digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang ada dalam rangka mencapai tujuan

Dasar-dasar teori system secara umum :
1.  Komponen sistem saling berhubungan dan bergantung satu samalain.
2. Sistem mempunyai masukan (input) dan keluaran (output) mereka bergantung pada beberapa  kumpulan masukan yang yang diproses unfuk ,mencapai sasaran sistem dan semua sistem menghasilkan beberapa output yang dibutuhkan oleh sistem yang lain.
3. Didalam sebuah sistem yang kompleks tiap-tiap unit dan Subsistem memiliki tugas khusus

Karateristik Sistem
Suatu sistem mempunyai karakteristik yang dapat menunjukan sifat dasarnya yaitu :
1. Komponen Sistem (Components)
sistem terdiri dari elemen - elemen atau subsistem _ subsistem yang merupakan komponen dari sistem tersebut yang saling berinteraksi. Masing - masing subsistem mempunyai sifat - sifat tertentu yang akan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. sehingga dari subsistem - subsistem tersebut terbentuk suatu karakteristik system yang lengkap.
2. Batas Sistem (Boundary)
Batas sistem menunjukan ruang lingkup ( scope ) dari system tersebut, juga merupakan daerah yang membatasi suatu system dengan sistem yang lainnya, sehingga memungkinkan untuk memandang sistem sebagai suatu masalah.
3. Lingkungan Sistem (Enviroment)
Lingkungan sistem merupakan sesuatu yang berbeda diluar batas sistem yang dapat secara potensial mempengaruhi proses system tersebut. Sifat dari lingkungan ini dapat menguntungkan maupun merugikan proses sistem. sehingga lingkungan dari sistem ini perlu Dikendalikan, untuk itu agar dapat mengatasi sifat lingkungan yang merugikan sistem dan memanfaatkan sifat lingkungan sebagai energy . dari system.
4. Penghubung Sistem ( Interface )
Penghubung merupakan sarana penghubung antara subsistem satu dengan yang lainnya, sehingga memungkinkan adanya aliran sumber - sumber daya di antara subsistem tersebut. Sehingga keluaran dari suatu subsistem dapat menjadi masukan bagi subsistem lainnya.
5. Masukan Sistem (Input)
Masukan merupakan energi yang dimasukan ke dalam suatu system yang dapat berupa masukan input, yaitu masukan yang membuat sistem dapat beroperasi dan masukan sinyal, yaitu masukan yang akan diubah sistem menjadi keluaran sistem.
6. Keluaran Sistem (Output)
Keluaran sistem merupakan hasil dari masukan yang diolah dan di klarifikasi oleh sistem menjadi keluaran yang berguna.
7. Pengolah Sistem( Process)
Pengolah sistem merupakan suatu bagian dari sistem yang akan merubah sumber daya energi ( masukan ) menjadi keluaran dengan melalui suafu proses tranformasi.
8. Sasaran Sistem(Goal)
setiap system memiliki tujuan atau sasaran yang akan dicapai dengan operasi sistemnya. Dengan demikian setiap subsistem yang berada didalamnya juga mempunyai tujuan yang sesuai dengan tujuan sistem, sehingga operasi dari setiap subsistem akan selalu mendukung tercapainya tujuan sistem yang diinginkan (Jogiyanto. HM, I g g S).
Informasi
Pengertian Informasi

Mengingat betapa pentingya informasi dalam pengambilan keputusan maka informasi itu dapat didefinisiskan sebagai berikut :"Informasi ialah data yang diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerima dan bennanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini ataum endatang".(GordonB .Davis, 1992).
"lnformasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih bergunab agl yangm enerimannya("J ogiyanto.HM,1995) .
Sumber dari informasi adalah data, datz merupakan bentuk janak dari datum atau data item. Data adalah kenyataan yang menggambarkans uatuk ejadian-kejadiana tau kesatuann yata.

Kualitas Informasi
Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal yaitu :
l. Akurat
Akurat berarti informasi yang disampaikan harus tepat, bebas dari kesalahan-kesalahand an tidak menyesatkan, sertah arusje las mencerminkanm aksudnya.
Tepat pada waktunya Tepat pada waktunya berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi
merupakan landasaan dalam mengambil suatu keputusan, bila pengambilan keputusan terlambat maka dapat berakibat total bagi organisasi.


2. Relevan
Relevan berarti informasi tersebut mempunyai manfaat bagi pemakainya. Relevansi informasi tiap - tiap orang dengan lainnya berbeda. Misalnya informasi mengenai sebab * musabab mengenai kerusakan mesin produksi kepada akuntan perusahaan adalah kurang relevan dan akan
lebih relevan bila ditujukan kepada ahli teknik mesin perusahaan.

Nilai Informasi
Nilai dari informasi ( Value Of Information ) ditentukan dari dua hal yaitu manfaatd an biaya mendapatkannyaS. uatui nformasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efelcif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

Sistem Informasi
Pengertian Sistem Informasi.
Sistem informasi didefinisikan menurut Robert A. Leitch dan K.Roscoe Davis sebagai berikut :
" Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak tertentu dengan laporan laporan yang
diperlukan ".

Unsur Fisik Sistem Informasi
Suatu sistem informasi agar dapat digunakan membutuhkan beberapa unsur fisik ( Tavri. D, lggS ) Yaitu :
1. Perangkat Keras ( Hardware )
Perangkat keras suatu siatem informasi terdiri atas :
komputer ( pusatp engolahan unit masukan dan k eluaran unit penyimpanan file ), peralatan penyimpanan data dan terminal masukan dan keluaran.
2. Perangkat Lunak ( Software )
Perangkat lunak suatu sistem informasi dapat dibedakan
menjadi tiga jenis yaitu :
a. Sistem perangkat lunak ulnum, seperti system pengoperasian dan sistem manajemen data, yang memungkinkanp engoperasiank omputer.
b. Aplikasi perangkat lunak umum seperti model analisis data dan keputusan.
c. Aplikasi perangkat lunak secara khusus yang terdiri atas program - program dibuat untuk aplikasi khusus.
3. File
File berisikan program dan data dibuktikan dengan adanya media penyimpanan fisik ( pita magnetik, paket ringan dan sebagainya ) yang disimpan dalam perpustakaan file. Disarnping itu file juga meliputi keluaran tercetak dan catatan lain diatas kertas, mikro film dan sebagainya.
4. Prosedure
Prosedure merupakan komponen fisik karena procedure disediakan dalam fisik seperti buku panduan dan intruksi.
Ada tiga jenis prosedure yang dibutuhkan yaitu :
a. Instruksi untuk pemakai.
b. Instruksi untuk penyimpanan pemakai.
c. Instruksi pengoperasian.
5. Personil Pengoperasian
Personil pengoperasian terdiri dari :
a. Operator Komputer
b. Analisa Sistem
c. Pembuat Program
d. PersonaliaP ersiaPanD ata
e. Pirnpinan Sistem Informasi

Manajemen
Pengertian Manajemen
Menurut(George.ll,lgg2)pengertianmanajemenadalah:
Manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri dari perencanaan,pengorganisasiandan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan menggunakan manusia dan sumber daya lainnya Manajemen dapat dipandang sebagai sistem kekuasaan atau sistem kewenangan agar orang bekerja untuk mencapai tujuan tertentu.
Istilahmanajemenjuga dapat dipandang sebagai orang-orang yang mempunyai fungsi atau kegiatan pokok sebagai pemimpin-pemimpim kerja. Dimana manajemen merupakan suatu proses yaitu adanya kegiatan kegiatan yang terarah kebawah yang merupakan kerja unttrk mencapai tujuan tertentu. Pada intinya manajemen dapat diartikan sebagai suatu proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian,dan pengendalian suatu aktfitas bisnis.

Sistem Informasi Manajemen
Pengertian Sistem Informasi Manajemen
sistem Informasi Manajemen merupakan penerapan system informasi didalam organisasi untuk mendukung informasi – informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen
Menurut Gordon B. Davis Sistem Informasi Manajemen adalah "
Sistem manusia atau mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suafu organisasi".
Menurut Goerge M. Scott Sistem Informasi Manajemen adalah
"Kumpulan dari interaksi-interaksi sistem informasi yang menyediakan informasi baik untuk kebutuhan manajerial maupun kebutuhan operasional".
Menurut Barnie E. Custom Sistem Informasi Manajemen yaitu
"Kumpulan dari manusia-manusia dan sumberdaya modal didalam suatu organisasi yang bertanggung jawabmengumpulkan dan mengolah data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen didalam kegiatan perencanan dan pengendalian".
Menurut Federick H Wu Sistem Informasi Manajemen adalah
“Kumpulan -kumpulan dari sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen".

Komputer
Pengertian Komputer
Istilah komputer (Compute) diambil dari bahasa latin yaitu :
Computere yang berarti menghitung (to Compute atau to erscon)
Menurut Jogiyanto H.M dijelaskan bahwa komputer adalah:
1. Alat elektronik
2. Dapat menerima input data
3. Dapat mengelola data
4. Dapat memberi Informasi
5. Menggunakan suatu program yang tersimpan di memori  computer (Stored program) Dapat menyimpan Program dan hasil pengolahan Bekerja secara otomatis Definisi computer yang lain adalah serangkaian atau sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistemkerja yang rapi dan teliti. Sistem kerja ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis berdasarkan urutan instruksi atau program yang telah diberikan kepadanya (edi Noersasongko,l994)

Konsep Dasar Sistem Komputer
Konsep dasar Sistem komputer terdiri dari 3 (tiga) fungsi :
1. Alat untuk  memasukkan data, berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data (Input Device) kedalam memory computer guna keperluan proses berikutnya jenis alat untuk memasukkan data ini cukup banyak, tetapi populer diantaranya adalah keyboard atau papan angka. data yang dimasukkan k edalam computer melalui tombol keyboard segera diubah kedalam bentuk sinyal sinyal elektronik.
2. Alat untuk melakukan pemrosesan data, disini yang berfungsi
yaitu Central Processing Unit (CPU yang disebut juga sebagai jantung ataupun otak komputer. Selain itu, CPU juga berfungsi sebagai tempat untuk melakukan berbagai macam proses
perhitungan dalam bekerja,fungsi CPU dibagi menjadi beberapa bagian yaitu: Control Unit(CU), Arithmatic Logical Unit (ALU) dan memory ROM dan RAM).
3. Alat untuk mengeluarkan hasil proses atau Output Unit, berfungsi
Sebagai untuk mengeluarkan hasil pemrosesan data yang berasal dari CPU;misalnya monitor dan printer
Ada 3(tiga) aspek dasar dalam sistem pengolahan data elekfronik
(PDE) dengan komputer yaitu:
a. Hardware (Piranti keras) yaitu seluruh peralatan yang diperlukan untuk mengoperasikan suatu system kerja komputer.
b. Software (Piranti lunak) yaitu seluruh fasilitas fasilitas dari sistem pengolahan data diluar sistem komputer dan peralatan lainnya yang termasuk hardware.
c. Brainware (Personal) adalah aspek manusia yang menangani masalah proses pengolahan data. Kelompok ahli komputer yang melalukan dan mengembangkan sistem adalah:
1. Sistem analis
Sistem analis adalah seseorang yang mempunyai kemampuan untuk menganalisa dan merancang suatu sistem komputerisasi atau  penyusunan spesifikasi sistem komputer dan program aplikasi yang selanjutnya digunakanoleh programmer dalam perancangan sistem dapat dilimpahkan kepada konsultan perancangan atau merekrut tenaga tenaga analisa dari luar dengan sitem kontrak
2. Programmer
Programmer adalah seseorang yang mempunyai kemampuan atau ketrampilan menyusun atau mengembangkan suatu program aplikasi
3. Operator
Operator adalah seseorang yang mempunyai kemampuan dalam mengoperasikan atau memasukkan data dengan baik kedalam computer Tenaga operator terkait dalam sistem komputerisasi ini karena operator tidak perlu orang yang ahli dalam bidang komputer maka dapat diambil dari bidang yang terkait.

Sistem Informasi Berbasis Komputer
Computer Based lnformation System (CBIS) terdiri dari:
manusia, piranti keras (Hardware), piranti lunak (Software), data dan prosedur-prosedur organisasi yang saling berinteraksi untuk menyediakan data dan informasi yang tepat waktu kepada pihak-pihak yang berkompeten. Gagasan untuk melakukan kegiatan komputerisasi
adalah berarti melakukan perbaikan sistem informasi perusahaan.


Sistem Basis Data
Definisi Basis Data
Basis data adalah suatu susunan atau kumpulan data operasional lengkap suatu organisasi atau perusahaan yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu  dengan menggunakan komputer, sehingga mampu memberikan informasi yang optimal kepada para pemakainya secara bersamaan.

Pengertian Sistem Basis Data
Suatu sistem penyusunan dan pengolahan record-record dengan menggunakan komputer bertujuan untuk menyimpan serta memelihara data operasional lengkap suatu perusahaan atau organisasi sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses pengambilan keputusan.

Tujuan Basis Data
l. Dapat dipergunakan bersamaan (sharebility)
Yaitu pemakai basis data yang menggunakan berbagai proses yang berbeda harus dapat menggunakan data pada saat yang hampir bersamaan.
.l
2. Meminimumkan jumlah redudansi pada data yang disimpan informasiyang konsisten dapat disediakan untuk proses pengambilan keputusan.
3.  Integritas basis data (data yang ada harus lengkap dan mempunyai arti)
a. Program-program aplikasi dapat dikembangkan, dipelihara dan ditingkatkan lebih cepat dan ekonomis, sehingga basis data harus diubah untuk mengimbangi perubahan kebutuhan. Perkembangan tidak selalu berarti perluasan tetapi juga penyempitan.
b. Mudah pengorganisasiank embali secara fisik dari data yang disimpan
c. Sensibilitas kontrol dari basis data yaitu pengendalian yang terpusat
d. Prosedur-prosedur yang lebih mudah untuk pengoperasian komputer
e. Tersedia setiap saat (availability)
f. Basis data harus selalu tersedia digunakan oleh pemakai setiap saat dibutuhkan, yang harus mampu menampung bahas dan model yang berbeda untuk memuaskan seluruh pemakai.

Kegunaan Basis Data
Penyusunan suatu basis data dipergunakan untuk mengatasi masalah
pada penyusunan data yaitu:
l. Redudansi dan inkonsistensi data
2. Kesulitan pengaksesan data
3. Isolasi data dan standarisasi
4. Multiple user
5. Masalah keamanan data
6. Masalah integrasi data
7. Masalah indepedensi data dan disimpan dengan kerangkapan minimal.

0 komentar:

www.blognyaiyan.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.